Ganggu Konsumen

Ganggu Konsumen, Pemerintah Diminta Bertindak Seiring Maraknya SMS Spam

Ketua Pengurus Harian Yayasan Instansi Customer Indonesia (YLKI), Ikhlas Kekal, menggerakkan Pemerintah lewat Tubuh Peraturan Telekomunikasi Indonesia (BRTI) untuk tindak lanjuti ramainya penawaran lewat pesan singkat atau sms spam oleh operator serta partner operator.

Keinginan ini dikatakan di pertemuan bersama-sama BRTI, Rabu (23/9/2020). Serta ia memberikan 3 catatan penting atas ramainya sms spam yang diterima customer.

Pertama, minta larangan keseluruhan buat sms berbentuk pemasaran. Karena, penawaran lewat sms itu dipandang sudah mengganggu hak privacy customer.

“Saya minta supaya sms2 pemasaran dilarang keseluruhan krn mengganggu hak privacy customer,” tutur ia ke Merdeka.com.

Menurut Ikhlas pada umumnya customer tidak menyenangi dengan sms yang bau penawaran itu. “Tidak ada fungsinya buat customer. terkecuali untuk kebutuhan serta keuntungan operator mobile saja,” tutur ia.

Ke-2, faksinya cuma memberikan restu pengiriman pesan singkat oleh operator yang berbentuk pelayan publik. Diantaranya pesan singkat sah dari Satgas COVID-19 serta semacamnya.

“Yang saya tolerir hanya sms untuk public services, seperti sms dari satgas covid serta semacamnya,” tegas ia.

Paling akhir, YLKI minta pemberhentian sms berkaitan promo atas kerja sama di antara operator mobile dengan partner.

Begitu juga dengan sms selundupan dari faksi luar yang perlu dilakukan tindakan sebab disangka ada pemasaran data pribadi customer.

“Pokoknya, jika yang berkaitan sms promo yang adalah kerja sama di antara operator mobile dg partner. Kita meminta untuk brti melarang, disetop. Sedang sms selundupun dari faksi luar, harus dilacak ada sangkaan pemasaran data pribadi punya customer oleh pelaku operator,” tegas ia.

Bermacam SMS penawaran atau SMS spam tidak dimungkiri masih sering diterima oleh pemakai hp di Indonesia.

Didalamnya juga dapat berbagai macam, dari mulai service yang ditawarkan operator sampai yang diindikasi penipuan dari faksi tidak bertanggungjawab.

Menyikapi situasi itu, Komisioner Tubuh Peraturan Telekomunikasi Indonesia (BRTI) I Ketut Prihadi Kresna menjelaskan, untuk SMS yang dari operator sebetulnya ada dua tipe, yaitu penawaran yang tidak berkaitan service yang dipunyai konsumen setia serta yang berkaitan langsung service punya konsumen setia.

“SMS penawaran yang tidak berkaitan langsung dengan service punya konsumen setia, contohnya tawarkan paket data, paket baru, top-up, dan lain-lain. Untuk SMS semacam, seharusnya pengirimnya memerhatikan kenyamanan konsumen setia, ingin terima atau mungkin tidak,” katanya waktu dikontak Tekno Liputan6.com, Rabu (23/9/2020).

Oleh karenanya, menurut Ketut, operator sediakan pilihan buat konsumen setia yang tidak mau lagi terima SMS seperti ini. Ia menjelaskan pilihan itu biasa disebutkan opt-in serta opt-out.

“Opt-in bila konsumen setia masih ingin diantar SMS semacam, serta opt-out bila konsumen setia tidak ingin SMS semacam. Bila konsumen setia telah pilih pilihan opt-out, operator jangan lagi mengirim SMS semacam,” katanya menerangkan.

Sesaat SMS yang berkaitan langsung dengan service punya konsumen setia, contohnya SMS yang memperingatkan waktu laris kartu prabayar konsumen setia hampir jatuh termin atau waktu laris paket paket hampir jatuh termin. SMS ini sebetulnya diperuntukkan membuat perlindungan kebutuhan konsumen setia.

“Berdasar dua tipe SMS barusan, serta dengan memerhatikan kebutuhan konsumen setia, contohnya privacy serta kenyamanan konsumen setia–dalam waktu dekat–kami akan membahas kemungkinkan dibuatnya rambu-rambu spesifik pengiriman SMS dari operator mobile melalui ketentuan spesial,” tutur Ketut.

Cuma untuk SMS yang diantar tidak dari operator, Ketut menjelaskan akan susah untuk menghindarinya, contohnya SMS yang ditandai penipuan.

Tetapi BRTI sendiri telah sediakan service aduan buat konsumen setia mobile yang terima SMS seperti itu.

“Jadi, konsumen setia dapat menyampaikan SMS semacam itu, untuk selanjutnya kami blok nomor SMS pengirimannya. Service pengaduan ini telah ada semenjak 2018,” katanya akhiri pengakuan.

DailyTopNews Bos penipuan SMS mama meminta pulsa diamankan serta PNS bisa THR di 2016, Pertama-tama dalam riwayat. Tonton videonya di sini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!